Kemendag Dukung Pameran The 3rd Indonesia Licensing Expo (ILE) 2023 di 3 Kota Besar

JawaPos.com – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melaporkan, bisnis lisensi dan waralaba Indonesia mampu menyerap 600.000 tenaga kerja dari 93.000 gerai industri yang dibuka.

Jumlah bisnis lisensi meningkat karena melihat jumlah pelaku usaha baru yang berasal dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terus bertambah.Tiga sektor yang paling banyak diminati masyarakat yaitu F&B, ritel, dan jasa.

ASENSI bersama IMEI dan KRISTA Exhibitions akan menggelar the 3rd Indonesia Licencing Expo (ILE) pada Juni 2023, September 2023 dan Oktober 2023.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kasan mengungkapkan bahwa bisnis lisensi yang khusus waralaba atau franchise di Indonesia tumbuh 5% dengan omzet mencapai Rp 31,1 triliun pada 2021. Industri ini pun mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 682.292 orang.

Data Kemendag mengungkapkan bidang usaha waralaba didominasi jasa makanan dan minuman yang mencapai lebih dari 44,09% maka Pameran Lisensi ke-3 yang diharapkan dapat mendukung program-program Pemerintah yaitu antara lain Gerakan Merek Lokal Indonesia dan Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Kasan memberikan apresiasi kepada Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) yang secara konsisten dan berkelanjutan memberikan kontribusi berharga untuk pembangunan nasional khususnya sektor Waralaba, Lisensi dan merek-merek lokal.
Ibu Susanty Widjaya, Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) menuturkan, penyelenggaraan ILE Indonesia Licensing Expo 2023 akan digelar di 3 kota besar, yakni Surabaya, Bali dan Jakarta.

“Di Surabaya akan digelar di Grand City Surabaya rencana pada 15-18 Juni 2023, Bali akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) pada 07-09 September 2023, dan puncak terbesarnya akan diadakan di Jakarta, di JI Expo Kemayoran pada 11-14 Oktober 2023,” tuturnya.

Susanty mengaku optimistis 3rd ILE 2023 akan sukses. “Pameran ini menggandeng KRISTA Exhibitions yang pastinya sudah tidak asing lagi di dunia per EOan,” ucapnya.

Susanty yang juga pemegang lisensi merek lokal kebanggaan Indonesia yakni Bakmi Naga Resto dan Batavia Cafe ini mengungkapkan bahwa pameran ini berskala internasional karena melibatkan sejumlah negara yang bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan produk-produk Indonesia dalam industri licensi dan
waralaba.

“Tujuan the 3rd ILE 2023 adalah menjadi ajang pertemuan antara exhibitor, yang terdiri dari licensor, franchisor yang akan bertemu dengan calon investor, yang terdiri dari licensee dan franchisee yang dimana mereka ingin membuka dan mengembangkan usaha dari beragam industrj ,” terang Susanty.

CEO IMEI dan Krista Exhibitions, Daud D Salim dalam sambutannya pada Konfrensi Pers Pameran Indonesia Licensing Expo (ILE) 2023 mengatakan “Pameran ini adalah pameran multi industri karena diikuti beragam perusahaan dari berbagai bidang seperti makanan dan minuman (F & B), café dan restorant, kecantikan dan kesehatan termasuk wellness, POS system dan teknologi juga lainnya.”
ungkap Daud D Salim.

“Pameran di Jakarta akan menjadi pameran puncak dari road show di 3 kota dan merupakan pameran terbesarnya yang akan diadakan di JI Expo Kemayoran, Jakarta pada 11-14 Oktober 2023,” ucapnya.

ASENSI joins IMEI and Krista Exhibitions for their third Indonesia Licensing Expo 2023

A popular method of starting and owning one’s own company in Indonesia is through business licensing.  Defined as a business arrangement, licensing is typically used by companies that cannot meet the franchise criteria or those who would prefer to keep a low-profile as an unregistered business franchise. Although it is a relatively newly established term, licensing has been revolutionizing business but it is still an idea that has not become recognized yet.

Hence this year, the Association of Indonesian Licensing (ASENSI) together with International Multi Expo Indonesia (IMEI) and Krista Exhibitions are delighted to stage the third Indonesia Licensing Expo (ILE), which will be held in three cities at once in Surabaya, Denpasar and Jakarta, coinciding with 2023, the year of branding.

The Trade Ministry reports that Indonesia’s license and franchise businesses employ 600,000 workers. The number of licensing businesses has increased due to the increasing number of new micro, small and medium enterprises (MSMEs). This sector provides popular food and beverages, retail and services.

During the launch in Jakarta on Wednesday, representing the executive general director of domestic trade Agus Purwanto said he hoped that the local brands will increase the spirit of entrepreneurship and become an opportunity for the revival of Indonesian brands and products, including domestic franchisees, “especially during the current transitional period out of the pandemic,” said Agus.

CEO of IMEI and Krista Exhibitions Daud D Salim told the press conference how licensing served as a crucial springboard for Indonesia’s future progress, flourishing from the domestic market to global brands.

Daud explained how the exhibition was a “multi-industry exhibition because it will be attended by various companies from a wide range of fields,” including the futuristic transformation toward technology, as well as the biggest exhibition to be held at Expo Kemayoran, culminating in a road show in the three venues.

In addition, representing the chairman of ASENSI was Susany Widjaya who expanded on Daud’s remarks. She pointed out how crucial it is to develop local brands and products until they become market leaders in Indonesia.

Susany praised the optimism regarding the success of the exhibition rising to an international scale, as it involves a number of countries that can be used to promote Indonesian products in the licensing and franchising industry.

Daud believes the licensing business in Indonesia will increase compared with previous years and that the exhibition will present itself as a benchmark and means of education regarding the scope of licensing and franchising businesses, as financial literacy is the language of the future.

The speakers also expressed their highest appreciation to all the stakeholders who have maintained a strong partnership with the government. It is their sincere hope that their collaboration with the government and the business world will lead to success in the future.

With the slogan “Let’s RISE UP together, together we RISE UP”, ASENSI is an organizational forum that accommodates Indonesian entrepreneurs. ASENSI expects to connect brands with the leading, longest and largest international licenses through the third ILE 2023.

Pameran Bisnis Lisensi dan Waralaba 2023 Terbesar Bakal Digelar di Tiga Kota Besar, Catat Waktunya

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Bisnis lisensi dan waralaba Indonesia telah menyerap 600 ribu tenaga kerja dari 93 ribu gerai industri yang dibuka dengan total omzet mencapai Rp 54,4 miliar oleh Kementerian Perdagangan RI.

Jumlah bisnis lisensi meningkat karena jumlah pelaku usaha baru dari UMKM semakin bertambah.

Ada tiga sektor yang paling diminati masyarakat, yakni food & beverages, ritel, dan jasa.

Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) bersama IMEI Krista Exhibitions optmistis menggelar The 3rd Indonesia Licencing Expo (ILE) pada Juni, September, dan Oktober 2023.

Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kasan mengatakan bahwa bisnis lisensi yang khusus waralaba di Indonesia tumbuh lima persen dengan omzet mencapai Rp 31,1 triliun pada 2021.

Industri ini menurutnya mampu menyerap tenaga kerja sampai 682.292 orang.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, bidang usaha waralaba didominasi jasa makanan dan minuman yang mencapai lebih dari 44,09 persen, maka pameran lisensi ketiga ini diharapkan dapat mendukung program-program pemerintah, salahsatunya Gerakan Merek Lokal Indonesia dan Bangga Buatan Indonesia (BBI).

“Kami berharap dapat meningkatkan semangat berwirausaha dan menjadi momentum kebangkitan bagi para pengusaha merek dan produk lokal Indonesia termasuk para pelaku waralaba di dalam negeri khususnya di masa transisi menuju endemi sekarang ini,” katanya, Rabu (5/4/2023).

Kasan menambahkan, Kemendag memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada ASENSI yang konsisten dan berkelanjutan memberikan kontribusi berharga untuk pembangunan nasional khususnya sektor waralaba, lisensi, dan merek-merek lokal.

“Semoga ikatan kuat dan kerjasama yang telah berjalan dengan sangat baik selama ini antara Kementerian Perdagangan dengan ASENSI dapat dipertahankan dan bahkan terus ditingkatkan,” ujarnya.

“Saya haturkan kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah menjadi mitra kerja pemerintah selama ini. Saya sangat mengharapkan agar kolaborasi nyata antara pemerintah dan dunia usaha ini dapat terus berlangsung,” ucap Kasan.

Ketua ASENSI, Susanty Widjaya mengatakan penyelenggaraan ILE Indonesia Licensing Expo 2023 digelar di tiga kota besar, yakni Surabaya, Bali, dan Jakarta.

“Untuk di Surabaya akan digelar di Grand City Surabaya pada 15-18 Juni 2023, Bali akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) pada 7-9 September 2023, dan puncak terbesarnya akan diadakan di Jakarta, di JI Expo Kemayoran pada 11-14 Oktober 2023,” katanya.

Indonesia Licensing Expo atau lebih dikenal ILE 2023, lanjutnya, sebagai pameran lisensi, waralaba, kemitraan, dan peluang usaha Indonesia yang menjadi pameran terbesar di negeri ini serta menjadi yang terlama.

Pasalnya akan digelar di tiga kota besar di Indonesia sekaligus dan berlangsung selama empat hari masing-masingnya.

“Nanti akan ada lebih dari 250 merek usaha lisensi, waralaba, dan berbagai peluang usaha lainnya baik nasional maupun internasional,” kata dia.

“Sejumlah merek usaha ternama turut hadir pada pameran ini dengan target pengunjung lebih dari 30.000 pengunjung,” kata Susanty.

Susanty menyebut, pameran ini berskala Internasional karena melibatkan sejumlah negara yang bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan produk-produk Indonesia dalam industri licensi dan waralaba.

Dia berharap kegiatan ini menjadi ajang pertemuan antara exhibitor yang terdiri dari licensor, franchisor yang akan bertemu dengan calon investor, yang terdiri dari licensee dan franchisee yang ingin membuka dan mengembangkan usaha dari beragam industri.

“Pameran ini juga bakal mendorong dan membantu pemerintah di dalam percepatan pemulihan perekonomian Indonesia sesudah masa pandemi dan membantu mengupayakan merek lokal menembus pasar global atau go global,” katanya.

“Pameran ini juga mempercepat roda perekonomian industri Indonesia berputar pulih kembali,” ucap Susanty.

CEO IMEI dan Krista Exhibitions, Daud D Salim mengatakan, pameran yang akan terselenggara ini multi industri yang diikuti beragam perusahaan dari berbagai bidang, seperti makanan dan minuman (F & B), café dan restoran, kecantikan dan kesehatan termasuk wellness, POS system dan teknologi juga lainnya.

“Pameran di Jakarta akan menjadi pameran puncak dari road show di tiga kota dan menjadi pameran terbesarnya yang akan diadakan di JI Expo Kemayoran, Jakarta pada 11-14 Oktober 2023,” ucapnya seraya mengaku optimis berjalan lancar.

“Kami sangat yakin terhadap perkembangan bisnis lisensi di Indonesia. Kami berharap pameran ini menjadi sarana edukasi mengenai ruang lingkup usaha licensi dan waralaba (franchise),” ujarnya.

“Kami yakin akan berpotensi menciptakan peluang bisnis terutama bagi kalangan generasi milenial dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan dan upaya pemerintah mendorong UMKM semakin berkembang,” ucap Daud.

Indonesia Licensing Expo 2023 Akan Digelar di 3 Kota Besar, Termasuk Surabaya

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kementerian   Perdagangan Republik Indonesia melaporkan, bisnis lisensi dan waralaba Indonesia mampu menyerap 600.000 tenaga kerja dari 93.000 gerai industri yang dibuka dengan total omzet mencapai 54,4 miliar rupiah. 

Jumlah bisnis lisensi meningkat karena melihat jumlah pelaku usaha baru yang berasal dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terus bertambah dan semakin bertambah. Tiga sektor yang paling banyak diminati masyarakat yaitu F&B, ritel, dan jasa.

Bertepatan di tahun 2023 ini adalah tahun merek yang telah diumumkan oleh KemenKumHam RI di akhir tahun 2022 lalu, maka pada 2023 ini, ASENSI bersama dengan IMEI KRISTA Exhibitions dengan optimis akan menggelar the 3rd Indonesia Licencing Expo (ILE) yang akan digelar di bulan Juni 2023, September 2023 dan Oktober 2023.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kasan, mengatakan bisnis lisensi yang khusus waralaba atau franchise di Indonesia tumbuh 5% dengan omzet mencapai Rp 31,1 triliun pada 2021. Industri ini pun mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 682.292 orang. 

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, bidang usaha waralaba didominasi jasa makanan dan minuman yang mencapai lebih dari 44,09% maka Pameran Lisensi ke-3 yang diharapkan dapat mendukung program-program Pemerintah yaitu antara lain Gerakan Merek Lokal Indonesia dan Bangga Buatan Indonesia (BBI).

“Selain itu diharapkan juga dapat meningkatkan semangat berwirausaha dan menjadi momentum kebangkitan bagi para pengusaha merek dan produk lokal Indonesia. Termasuk para pelaku Waralaba di dalam negeri khususnya dimasa transisi menuju endemic sekarang ini,” ungkapnya dalam konferensi pers Pameran Indonesia Licensing Expo (ILE) 2023, Rabu (05/4/2023).

Ia melanjutkan, bahwa Kementrian Perdagangan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) yang secara konsisten dan berkelanjutan memberikan kontribusi berharga untuk pembangunan nasional. Khususnya sektor Waralaba, Lisensi dan merek-merek lokal. 

“Ikatan kuat dan kerja sama yang telah berjalan dengan sangat baik selama ini antara Kementerian Perdagangan dengan ASENSI kiranya dapat dipertahankan dan bahkan terus ditingkatkan,” tuturnya.

“Apresiasi setinggi-tingginya juga saya haturkan kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah menjadi mitra kerja Pemerintah selama ini. Saya sangat mengharapkan agar kolaborasi nyata antara Pemerintah dan dunia usaha ini dapat terus berlangsung,” tambahnya.

Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) Ibu Susanty Widjaya menjelaskan, penyelenggaraan ILE Indonesia Licensing Expo 2023 akan digelar di 3 kota besar, yakni Surabaya, Bali dan Jakarta. 

“Di Surabaya akan digelar di Grand City Surabaya rencana pada 15-18 Juni 2023, Bali akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) pada 07-09 September 2023, dan puncak terbesarnya akan diadakan di Jakarta, di JI Expo Kemayoran pada 11-14 Oktober 2023,” ungkapnya.

Jadi, lanjutnya, puncak 3rd ILE akan digelar di Jakarta. Susanty menjelaskan, Indonesia Licensing Expo atau lebih dikenal dengan singkatannya ILE 2023 adalah pameran Lisensi, Waralaba, Kemitraan, dan Peluang Usaha Indonesia yang menjadi pameran terbesar di negeri ini serta terlama karena akan digelar di 3 kota besar di Indonesia sekaligus dan berlangsung selama 4 hari masing- masingnya. 

Di Pameran Indonesia Licensing Expo (ILE) 2023 akan memamerkan lebih dari 250 merek usaha lisensi, waralaba dan berbagai peluang usaha lainnya baik nasional maupun internasional. 

“Sejumlah merek usaha ternama pun turut hadir pada pameran ini dengan target pengunjung lebih dari 30.000 pengunjung. Pameran Indonesia Licensing Expo (ILE) 2023 didukung oleh Kementerian Lembaga dan salah satunya adalah Kementrian Perdagangan,” ungkapnya.

Susanty mengaku optimistis 3rd ILE 2023 akan sukses. “Pameran ini menggandeng KRISTA Exhibitions yang pastinya sudah tidak asing lagi di dunia per EOan,” ucapnya. 

Susanty yang juga pemegang lisensi merek lokal kebanggaan Indonesia yakni Bakmi Naga Resto dan Batavia Cafe ini mengungkapkan, bahwa pameran ini berskala internasional karena melibatkan sejumlah negara yang bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan produk-produk Indonesia dalam industri licensi dan waralaba.

“Tujuan the 3rd ILE 2023 adalah menjadi ajang pertemuan antara exhibitor, yang terdiri dari licensor, franchisor yang akan bertemu dengan calon investor, yang terdiri dari licensee dan franchisee yang dimana mereka ingin membuka dan mengembangkan usaha dari beragam industri,” terang Susanty.

Menurutnya, pameran ini akan mendorong dan membantu pemerintah di dalam percepatan pemulihan perekonomian Indonesia sesudah masa pandemic dan membantu serta mengupayakan merek lokal menembus pasar global atau go global. Dan, lanjutnya, tak ketinggapan pameran ini juga mempercepat roda perekonomian Industri Indonesia berputar pulih kembali.

CEO IMEI dan Krista Exhibitions, Bapak Daud D Salim dalam sambutannya pada Konfrensi Pers Pameran Indonesia Licensing Expo (ILE) 2023 mengatakan pameran ini adalah pameran multi industri karena diikuti beragam perusahaan dari berbagai bidang seperti makanan dan minuman (F & B), café dan restorant, kecantikan dan kesehatan termasuk wellness, POS system dan teknologi juga lainnya.

“Pameran di Jakarta akan menjadi pameran puncak dari road show di 3 kota dan merupakan pameran terbesarnya yang akan diadakan di JI Expo Kemayoran, Jakarta pada 11-14 Oktober 2023,” ucapnya.

Daud Salim mengaku optimistis 3rd ILE 2023 akan sukses. “Pameran ini menggandeng Ibu Susanty dan ASENSI yang sudah lebih dari 20 tahun di bidangnya,” kata dia.

Daud Salim mengaku sangat antusias dan mendukung penuh dalam menyelenggarakan the 3rd ILE 2023 bersama dengan ASENSI, Asosiasi Lisensi Indonesia. 

“Kami sangat yakin terhadap perkembangan bisnis lisensi di Indonesia,hal ini dapat dilihat dari antusias pengunjung di tahun 2022 sehingga kami yakin tahun ini, animo dari para pelaku usaha di bidang licensi dan waralaba ( franchise) dan pelaku usaha yang ingin merintis usaha dibidang licensi dan waralaba ( franchise) akan sangat melonjak daripada tahun – tahun sebelumnya, Selain itu pameran ini kami harapkan akan menjadi sarana edukasi mengenai ruang lingkup usaha licensi dan waralaba ( franchise),” ungkap Daud D Salim.

“Pameran ILE 2023 pameran Lisensi, Waralaba, Kemitraan, dan Peluang Usaha Indonesia adalah Industri kreatif maka kami yakin akan berpotensi menciptakan peluang bisnis terutama bagi kalangan generasi milenial dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan dan upaya pemerintah mendorong umkm semakin berkembang,“ tambah Daud D Salim

Dengan mengusung tag line Let’s RISE UP together, Together We RISE UP!, ASENSI sebagai wadah organasisi yang mewadahi para pengusaha Indonesia khususnya di bidang lisensi termasuk kemitraan, waralaba dan para pengusaha UMKM bahkan IKM di dalamnya untuk bersama-sama bangkit kembali dan melalui pameran the 3rd ILE 2023 bersama kita Bangkit!

250-an Brand Lokal Bakal Unjuk Gigi di Indonesia Licensing Expo 2023

Jakarta – Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) bersama dengan IMEI KRISTA Exhibitions akan menggelar the 3rd Indonesia Licencing Expo (ILE) pada bulan Juni, September, dan Oktober 2023. Acara tersebut digelar untuk meramaikan tahun 2023 yang ditetapkan sebagai ‘Tahun Merek’ oleh Kemenkum HAM RI.


Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kasan menyampaikan Kementerian Perdagangan melaporkan bisnis lisensi dan waralaba Indonesia mampu menyerap 600.000 tenaga kerja dari 93.000 gerai industri yang dibuka, dengan total omzet mencapai Rp 54,4 miliar. Jumlah bisnis lisensi meningkat karena melihat jumlah pelaku usaha baru yang berasal dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terus bertambah dan semakin bertambah. Tiga sektor yang paling banyak diminati masyarakat yaitu F&B, ritel, dan jasa.

“Bisnis lisensi yang khusus waralaba atau franchise di Indonesia tumbuh 5% dengan omzet mencapai Rp 31,1 triliun pada 2021. Industri ini pun mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 682.292 orang. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, bidang usaha waralaba didominasi jasa makanan dan minuman yang mencapai lebih dari 44,09% maka Pameran Lisensi ke-3 yang diharapkan dapat mendukung program-program pemerintah yaitu antara lain Gerakan Merek Lokal Indonesia dan Bangga Buatan Indonesia (BBI),” kata Kasan dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (5/4/2023).

“Selain itu diharapkan juga dapat meningkatkan semangat berwirausaha dan menjadi momentum kebangkitan bagi para pengusaha merek dan produk lokal Indonesia termasuk para pelaku Waralaba di dalam negeri khususnya di masa transisi menuju endemic sekarang ini,” lanjutnya.

Kasan menyampaikan Kemendag mengapresiasi ASENSI yang secara konsisten dan berkelanjutan memberikan kontribusi berharga untuk pembangunan nasional, khususnya sektor waralaba, lisensi dan merek-merek lokal. Ia berharap kerja sama yang telah berjalan dengan sangat baik selama ini antara Kementerian Perdagangan dengan ASENSI dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan.

“Apresiasi setinggi-tingginya juga saya haturkan kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah menjadi mitra kerja pemerintah selama ini. Saya sangat mengharapkan agar kolaborasi nyata antara Pemerintah dan dunia usaha ini dapat terus berlangsung,” tutur Kasan.

Ketua ASENSI Susanty Widjaya menuturkan penyelenggaraan Indonesia Licensing Expo (ILE) 2023 akan digelar di 3 kota besar, yakni Surabaya, Bali dan Jakarta.

“Di Surabaya akan digelar di Grand City Surabaya rencana pada 15-18 Juni 2023, Bali akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) pada 7-9 September 2023, dan puncak terbesarnya akan diadakan di Jakarta, di JI Expo Kemayoran pada 11-14 Oktober 2023,” papar Susanty.

Susanty menjabarkan ILE 2023 akan memamerkan lebih dari 250 merek usaha lisensi, waralaba, dan berbagai peluang usaha lainnya baik nasional maupun internasional. Sejumlah merek usaha ternama pun turut hadir pada pameran ini. Penyelenggaran menargetkan lebih dari 30.000 pengunjung hadir di acara tersebut.

“Pameran ini menggandeng KRISTA Exhibitions yang pastinya sudah tidak asing lagi di dunia per-EO-an,” sebut Susanty.

Susanty yang juga pemegang lisensi merek lokal Bakmi Naga Resto dan Batavia Cafe itu mengungkapkan pameran berskala internasional itu melibatkan sejumlah negara yang bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan produk-produk Indonesia dalam industri lisensi dan waralaba.

“Tujuan the 3rd ILE 2023 adalah menjadi ajang pertemuan antara exhibitor, yang terdiri dari licensor, franchisor yang akan bertemu dengan calon investor, yang terdiri dari licensee dan franchisee yang dimana mereka ingin membuka dan mengembangkan usaha dari beragam industri,” terang Susanty.

Ia menyatakan pameran tersebut akan mendorong dan membantu pemerintah di dalam percepatan pemulihan ekonomi Indonesia sesudah masa pandemi dan membantu serta mengupayakan merek lokal menembus pasar global.

CEO IMEI dan Krista Exhibitions Daud D Salim mengatakan ILE 2023 adalah pameran multi industri karena diikuti beragam perusahaan dari berbagai bidang seperti makanan dan minuman (F & B), café dan restoran, kecantikan dan kesehatan termasuk wellness, POS system dan teknologi, dan lainnya.

“Pameran di Jakarta akan menjadi pameran puncak dari road show di 3 kota dan merupakan pameran terbesarnya yang akan diadakan di JI Expo Kemayoran, Jakarta pada 11-14 Oktober 2023,” sambung Daud.

Daud menyatakan sangat antusias dan mendukung penuh dalam menyelenggarakan the 3rd ILE 2023 bersama dengan ASENSI. Ia yakin acara tersebut dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan milenial dan upaya pemerintah mendorong umkm semakin berkembang.

“kami sangat yakin terhadap perkembangan bisnis lisensi di Indonesia,hal ini dapat dilihat dari antusias pengunjung di tahun 2022 sehingga kami yakin tahun ini, animo dari para pelaku usaha di bidang lisensi dan waralaba (franchise) dan pelaku usaha yang ingin merintis usaha dibidang lisensi dan waralaba (franchise) akan sangat melonjak daripada tahun-tahun sebelumnya, selain itu pameran ini kami harapkan akan menjadi sarana edukasi mengenai ruang lingkup usaha lisensi dan waralaba (franchise),” ungkap Daud.

Dengan mengusung tagline ‘Let’s RISE UP together, Together We RISE UP!’, ASENSI sebagai wadah organisasi yang mewadahi para pengusaha Indonesia, khususnya di bidang lisensi termasuk kemitraan, waralaba dan para pengusaha UMKM dan IKM di dalamnya mengajak untuk bersama-sama bangkit melalui pameran the 3rd ILE 2023.